15 Contoh Mad Wajib Muttasil : ilyasweb.com

Halo para pembaca, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang 15 contoh mad wajib muttasil. Mad wajib muttasil adalah salah satu tajwid yang memiliki peran penting dalam membaca Al-Qur’an dengan benar. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, jenis, dan contoh-contoh dari mad wajib muttasil.

Pengertian Mad Wajib Muttasil

Mad wajib muttasil merupakan salah satu hukum tajwid yang berkaitan dengan penggabungan bunyi antara huruf yang satu dengan huruf yang lain. Secara harfiah, mad berarti memanjang, sementara muttasil berarti terhubung atau bersambung.

Dalam kata-kata yang terdiri dari dua huruf atau lebih, jika huruf kedua merupakan salah satu dari enam huruf yang memerlukan mad, maka huruf pertama harus dibaca dengan mad wajib muttasil. Huruf-huruf tersebut adalah:

  1. Alif (ا)
  2. Waw (و)
  3. Ya (ي)
  4. Hamzah (ء)
  5. Alif maddah (آ)
  6. Waw maddah (ؤ)
  7. Ya maddah (ئ)

Dalam bahasa Indonesia, aturan ini sering disebut sebagai “huruf yang memerlukan mad wajib muttasil”.

Jenis-Jenis Mad Wajib Muttasil

Mad wajib muttasil dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Mad Wajib Mutamathil
  2. Mad Wajib Muntasil

1. Mad Wajib Mutamathil

Mad wajib mutamathil terjadi ketika huruf pertama dan kedua adalah huruf yang sama dan mereka memiliki tasydid, seperti dalam kata اللَّهُ.

Ketika huruf tersebut dibaca, kita harus memanjangkan suara pada huruf pertama selama dua harakat atau hitungan waktu yang sama dengan dua harakat.

2. Mad Wajib Muntasil

Mad wajib muntasil terjadi ketika huruf pertama dan kedua adalah huruf yang berbeda jenis, tetapi keduanya terhubung atau bersambung, seperti dalam kata سَمِعَ.

Ketika huruf tersebut dibaca, kita juga harus memanjangkan suara pada huruf pertama selama dua harakat atau hitungan waktu yang sama dengan dua harakat.

Contoh Mad Wajib Muttasil

1. Mad Wajib Mutamathil

No Kata Mad Wajib Mutamathil
1 اللَّهُ al-laahu
2 السَّمَاءُ as-samaau
3 الْجَنَّةُ al-jannatu

Pada contoh-contoh di atas, kita harus memanjangkan suara pada huruf pertama selama dua harakat atau hitungan waktu yang sama dengan dua harakat, karena huruf pertama dan kedua adalah huruf yang sama dan memiliki tasydid.

2. Mad Wajib Muntasil

No Kata Mad Wajib Muntasil
1 سَمِعَ sami’a
2 كَفَرَ kafara
3 مَنْعَمًا man’amaa

Pada contoh-contoh di atas, kita juga harus memanjangkan suara pada huruf pertama selama dua harakat atau hitungan waktu yang sama dengan dua harakat, karena huruf pertama dan kedua adalah huruf yang berbeda jenis, tetapi keduanya terhubung atau bersambung.

FAQ

1. Apa itu mad wajib muttasil?

Mad wajib muttasil adalah salah satu hukum tajwid yang berkaitan dengan penggabungan bunyi antara huruf yang satu dengan huruf yang lain.

2. Apa saja huruf yang memerlukan mad wajib muttasil?

Huruf-huruf yang memerlukan mad wajib muttasil adalah Alif, Waw, Ya, Hamzah, Alif maddah, Waw maddah, dan Ya maddah.

3. Apa bedanya mad wajib mutamathil dan mad wajib muntasil?

Mad wajib mutamathil terjadi ketika huruf pertama dan kedua adalah huruf yang sama dan memiliki tasydid, sedangkan mad wajib muntasil terjadi ketika huruf pertama dan kedua adalah huruf yang berbeda jenis, tetapi keduanya terhubung atau bersambung.

4. Bagaimana cara membaca mad wajib muttasil?

Ketika huruf pertama dan kedua memenuhi syarat mad wajib muttasil, maka huruf pertama harus dibaca dengan memanjangkan suara selama dua harakat atau hitungan waktu yang sama dengan dua harakat.

5. Contoh kata apa saja yang menggunakan mad wajib muttasil?

Contoh kata yang menggunakan mad wajib muttasil antara lain اللَّهُ, السَّمَاءُ, الْجَنَّةُ, سَمِعَ, كَفَرَ, dan مَنْعَمًا.

Sumber :